visitor

Monday, October 3, 2016

Jatuh Cinta, Untuk Perempuan.

Assalamualaikum, hello selamat malam!
udah lama rasanya dari blog terakhirnya aku, sekarang balik lagi, karena kemarin-kemarin emang sibuk dan lagi belum dapet ide mau nulis apa-- bahkan sekarang juga ga tau mau nulis apa--' disini aku hanya ingin menuangkan mungkin kalimat indah yang ada di pikiran aku.

jatuh cinta,
jatuh cinta itu sebuah rasa yang paling indah, sejenis mabuk yang halal
seperti narkotika yang membuat candu,
tidak ada satu orangpun yang bisa mengelak untuk tidak jatuh cinta,
bahkan kamu tidak bisa memilih dengan siapa kamu akan jatuh cinta,
cinta bisa sebuah perasaan,
dan mungkin juga cinta adalah sekedar rasa nafsu belaka
atau mungkin lebih menyakitkan, karena itu hanya sebuah permainan.
kamu hanya bisa menentukan laki-laki seperti apa yang akan kamu cintai,
tapi itu tidaklah mudah,
tidaklah juga susah,
mungkin yang susah adalah menemukan yang juga mencintai kamu dalam keadaan dia adalah yang kamu inginkan.
Jangan terburu-burulah dalam jatuh cinta,
mungkin dia hanya indah,
mungkin kau hanya kagum,
mungkin juga kau sedang berada di tepi jurang yang kamu tak tahu apakah dibawah sana berisi taman melati atau taman mawar.
yakinkanlah hati kamu jika benar-benar jatuh cinta,
jangan sampai telat menyadari bahwa kau hanya sekedar kagum yang berlebih,
apakah dua itu sebuah lah perbedaan?
ya, itu perbedaan.
cinta yang membuatmu serakah, dan possesif, sedang hati yang membuatmu kagum dan berusaha memantaskan.
jadilah perempuan yang selektif ketika jatuh cinta,
karena dirimulah yang menentukan yang terbaik untukmu,
bersabarlah, jika kau rasa itu adalah perasaan istimewa,
itukan bertahan,
jatuh hati dan jatuh cinta, dua kalimat berbeda makna,
bukankah tak ingin bila nantinya perasaan itu hilang ketika kau sudah bersama laki-laki itu?
itukan menyakiti hatinya, dan kaupun mantan sorang!
biarkan dia tumbuh saja dahulu, biar kau dapat mencium dari tepi jurang apakah itu semerbak melati atau semerbak mawar.
jangan sampai kau terpeleset, berjalanlah dengan hati-hati, disela menarik ulur tali yang kau ikatkan dipohon.


No comments:

Post a Comment